Hiburan aja githu !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Loading...

Boleh Kok Liat Saya Asal Jangan Ngiler Aja

Jumat, 30 April 2010

JURNAL BELAJAR PERTEMUAN KE-7

Jurnal ke-7
Hari kamis, tanggal 22 Aprir 2010
ASSALAMUALAIKUM WR.WB
Kegiatan-kegiatan pada pertemuan kesembilan itu yaitu :
1. Pembagian refleksi diri dan menyampaikaan kesalahan-kesalahan jika ada
2. Pemberian motofasi dengan power point yang berjudul ‘’kisah tentang wortel, telur, dan biji kopi”
3. Diskusi yang di sajikan oleh kelompok ke-5 yang mengangkat materi berjudul “jumur Mixomicetes, Phycomycetes, Ascomycetes”
4. Penambahan materi yang di sampaikan oleh bapak Saleh Hidayat
Pertemuan yang kesembilan pada hari kamis tanggal 22 April 2010 itu di buka dengan melapaskan basmalah. Bapak menyampaikan bahwa pada refleksi diri yang kami buat sudah baik tetapi cara pemaparan yng ada pada refleksi diri tersebut masih kurang memaparkan materi, oleh sebab itu Bapak meminta pada kami agar kami belajar lagi cara membuat kalimat paparan, kaarena hal tersebut sangat berguna bagi kami untuk melatih kami membuat suatu karya tulis yang baik dan bermutu agar pad saat kami membuat tugas akhir yaitu skripsi yang bermutu dan tidak menimbulkan efek bahwa kami hanya menceplak karya tulis yang lainnya. Bapak juga mengingatkan agar kami segera membuat laporan praktikum karena pertanyaan-pertnyaannya sangat banyak dan berat oleh karena itu harus sesegera mungkin dikerjakan, alangkah nyenyaknya tidur tampa memikirkan lagi tugas-tugas tersebut , Beliau pun menekankan pada kami agar jangan sampai adanya praktek copy-paste dan konsekuensinya adalah selamat bertemu pada tahun depan (mengulang tahun depan), , Beliau pun menekankan tentang agar kami menjadi mahasiswa yang santun dan juga jujur karena jika karya kita itu sama dengan orang lain alangkah membosankan. Setelah penyampaian sedikit nasehat Bapak Saleh Hidayat membagikan sekaligus memberikan koreksian yang harus dibenahi sesegera mungkin.
Pada pertemuan kali itu juga Bapak memperlihatkan pada kami sebuah power point yang bejudul “kisah tentng wortel, telur, dan biji kopi” adapun isi dari power point tersebut, yaitu ada tiga panci berisikan air yang sedang dipanaskan beserta wortel, telur dan biji kopi, setelah di panaskan lalu ketiga benda tersebut di keluarkan dan dapat dilihat perubahaan yang terjadi yaitu wortel yang tadinya kencang menjadi embuk bahkan dapat menjadi bonyok, telur berubah yang tadinya cair berubah menjadi keras dan padat, tetapi semua perubahan tersebut tidak terjadi pada biji kopi tetapi malah terjadi perubahan pada air yang digunakan untuk merebus biji kopi tersebut. Kemudian Bapak menyuruh kami berpikir tentang kuliah, bahwa kuliah tersebut tidak mudah, kuliah tersebut tidaklah nyaman bahkan terkadang kuliah tersebut menjadi susah, kadang yang kita perbuat, yang kita lakukan hasilnya tidak seperti yang kita harapkan dan hasil yng tidak memuaskan. Kita kembali pada panci tersebut, Air yang panas bagaikan masalah yang terjadi pada perkuliahan kita. Kemudian coba anda bayangkan :
• Kita dapat menjadi wortel : kita maju dengan kuat dan gagah berani tetapi padaa saat kita keluar apa yang terjadi, kita menjadi loyo dan lemah, bahkan kita dapat babak belur ataupun kehilangan harapan, jangan mau jadi wortel !
• Kita dapat menjadi telur : kita mulai dengan hati yang tulus tetapi berhir dengan sangat egois dan cuek, kita dapat mambenci diri sendiri bahkan membenci orang lain, jangan mau jadi telur !
• Kita dapat menjadi biji kopi : karena air tidak dapat merubah kopi tetapi kopi dapat merubah air, kita dapat menjadi baik ban berguna bagi diri sendiri maupun orang lain, kitaa harus lebih baik dari hari kemarin, untuk berhasil kita harus berani mencoba dan tak boleh menyerah, harus tetap sabar dan semangat karena masalah yang timbul harus membuat kita lebih kuat, lebih baik, lebih mampu, lebih jujur, lebih pintar dan lebih disiplin. Setelah itu pikirkan mau jadi apa anda.
Pada pertemuan kali ini juga ,merupakan kesempatan deari kelompok kesembilan untuk mendiskusikan tentang jamur Mixomicetes, Phycomycetes, Ascomycetes. Adapun anggota kelompok kesembilan yaitu :
1. Ilmiati Hasanah
2. Atik Fauzan
3. Gustina
4. Pipit Julita
Pemaparan materi :
Jamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur atau regnum fungi. Umumnya jamur bersipat multiseluler (bersel banyak).
1.Struktur Tubuh
Jamur ada yang hanya memiliki satu sel saja contohnya Khamir, dan ada pula yang bertubuh besar dan ukuran yang mencapai satu meter contohnya jamur kayu. Tubuh jamur tersusun oleh hifa yang akan membentuk miselium dean tubuh buah.
2.Cara Makan dan Habitat Jamur
Semua jamur bersifat heeterotrof, tetapi berbeda dengan organism lainnya karena jamur hanya menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dean miselium dan menyimpannya dalam bentuk glikogen. Jamur dapat bersifat parasit obligat (merupakan sifat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya, sedangkan diluar inangnya tidak bisa hidup), parasit fakultatif (jamur yang bersifat prassit jika mendapatkan inang yang sesuai, tetapi bersifat saprofit jika tidak mendapatkan inang yang cocok) dan parasit (merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang mati).
3.Pertumbuhan dan Reproduksi
Refroduksi jamur secara seksual (generatif) dengan melalui kontak gametangium dan konjugasi. Dan dengan cara aseksual (vegetative).
Klasifikasi jamur :
1.Myxomicetes (jamur lendir)
Myxomicetes meliputi organisme yang tidak mengandung klorofil, yang filogenetik tergolong ke dalam organisme yang sangat sederhana. Spora Myxomycetes berkecambah dalam air atau di atas suatu subtrat basah menjadi satu atau beberapa sel kembara yang dinamakan miksoflagellata. Plasmodiumini tidak pernah membntuk sekat-sekat, jadi hanya merupakan kumpulan protoplas yang menjadi satu. Organisme ini dapat dipiara diatas agar-agar dan makananya dapat berupa bakteri, miselium jamur, potongan agar-agar, bahkan dapat juga mengmbil miksoameba haploid sebagai makananya. Makanan ini dicernakan dalam vakuolanya. Dapat pula organisme ini mengeluarkan enzim yang melarutkan subtratnya dan memngambil mkananya dalam bentuk larutan. Dari yang bersifat saprofit dapat dibuat biakan murni yang hidup sebagai parasit hanya hidup dengan tambahan makanan yang berupa makhluk hidup. Pada Dictyostelium mucorodies miksoameba yang berkumpul tidak menjadi zigot, tetapi hanya merupakan suatu pseudoplasmadium dengan tubuh buah, yang tiap sporanya berasal dari suatu miksoameba.
2.Ascomycetes
Tanda utama untuk mengenal ascomycetes ialah askusnya. Askus adalah suatu sporangium yang menghasilkan askospora yang terjadinya didahului oleh peristiwa-peristiwa perkawinan (kopulasi) antara gametangium jantan dan gametangium betina, plasmogami yaitu bersatunya plasma kedua gametangium jantan dan betina, kariogami yaitu bersatunya inti yang berasal dari kedua gametangium tadi, dan pembelahan reduksi setelah kariogami baru kemudian disusul dengan pembentukan askospora. Biasanya dalam askus terdapat jumlah spora yang tetap.
Adapun klasifikasi dari ascomycetes ini adalah :
1. Protoascomycetes (Protoascomycetes) mempunyai miselium yang berbentuk benang. Hifa aksogen dan tubuh buah belum ada, juga himenium belum ditemukan. Protoascomycetes bersifat haploid, tidak memperlihatkan pergiliran keturunan setelah perkawinan zigot langsung berubah menjadi askus. Plasmogami dan kariogami berlangsung berurutan dan terjadi pada tempat yang sama. Contohnya : suku Dipodascaceae, suku Endomycetaceae, suku Saccharomycetaceae.
2. Euascomycetes (Euascomycetes Jamur yang termasuk golongan ini mempunyai askus dengan didalamnya terdapat askospora dengan jumlah yang tetap yaitu 8. Dalam calon-calon tubuh buah sel-sel ujung hifa pada gametofit membesar menjadi sebuah badan yang mengandung banyak inti. Gametangium betina disebut askogonium. Pada ujung askogonium terdapat suatu tonjolan yang memanjang dengan ujung yang membenkok dengan banyak inti didalamnya. Tonjolan dengan bentuk istimewa ini disebut trikogin. Dari ujung hifa yang berdekatan ada sel-sel yang berubah menjadi anteredium yang bersentuhan dengan ujung trikogin. Ujung trikogin ini kemudian membuka dan intinya mengalami deferensiasi. Inti jantan dari anteredium masuk ke askogoniumn melalui trikogin. Klasifikasinya : Bangsa Perispoliales ~Suku Erichipaceae, ~Suku Perisporiaceae, ~Suku Microthyriaceae, Bangsa Plectascales ~ Suku Gymnoascaceae contohnya Ctenomyces, ~ Suku Aspergillaceae contohnya A. Oryzae, A. Wentii, A. Wentii, A. Nidulans, A. penicilium notatum, P. glaucum.
Setelah pemaparan materi yang disampaikan oleh kelompok kelima tersebut, selanjutnya kelompok tersebut membuka sesen pertanyaan dengan jumlah pertanyaan berjumlah tujuh pertanyaan yang dibagi dua dua termin, adapun anggota audiens yang berpartisipasi dengan pertanyaan mereka yaitu :
• Neka Nopianti : Bertanya tentang, apa yang dimaksud dengan jaringan-jaringan semu dan bagaimana jaringan-jaringan semu tersebut dapat menjadi tubuh buah ?
• Gilang Apriono : Bertanya tentang, apakah jamur tiram tergolong dalam bangsa apa dan bagaimana cara reproduksinya ?
• Junita Ermianti : Bertanya tentang, sebutkan dan jelaskan fase-fase pada pertunasan Saccharomycetes ?
• Dhianita Pratiwi : Bertanya tentang, tolong jelaskan fungsi dari kedelapan ascospora dan dapatkah anda perlihatkan juga gambarnya ?
• Tri Darmiyanti : Bertanya tentang, bagaimanakah proses jamur Saccharomycetes ellipsoideus untuk mengkhamirkan buah anggur hingga dapat menjadi minuman anggur ?
• Nur Fitria Indriana : bertanya tentang, jelaskan mengapa Myxomycetes disebut sebagai makhluk peralihan antara tumbuha dan hewan, dan berikan contohnya ?
• Lia Puspita : bertanya tentang, pada Myxomycetes dapat dibudidayakan diatas media agar, mengapa demikian dan dapakah media agar tersebut diganti dengan media yang lainnya ?
Penjelasan yang atas pertanyaan dari para audiens dijawab dengan baik, namun di perjelas oleh Bapak Saleh Hidayat, adapun penjelasan yang disampaikan oleh Bapak, jamur termasuk kedalam kelompok tumbuhan yang bersifat heterotrof, karena tidak dapat mengahasilkan makan sendiri. Mengapa jamur tidak termasuk kedalam kelompok hewan karena dia menghisap nutrisi yang terdapat pada tempat dia tinggal karena itu pula disebut bersifat saprofit. Kemudian Bapak juga menjelaskan bahwa Euglena viridis merupakan tumbuhan yang menyerupai hewan tetapi didalam tubuhnya terdapat klorofil, tetapi jika Euglena viridis terbenam di kedalaman tanah yang tidak terkena sinar matahari sama sekali, maka Euglena viridis tersebut dapat berubah menjadi hewan yang memiliki nama yaitu Astagia longa.
Demikianlah refleksi diri saya pada pertemuan kesembilan ini, saya menyadari pada refleksi diri saya ini masih banyak terdapat kesalahan yang harus saya benahi dan perbaiki, dan saya berharap pada Bapak agar tiada hentinya memberikan teguran kepada saya jika ada kesalahan dan memberikan nasihat yang membangun untuk membenahi segala kesalahan agar pada refleksi diri saya pada pertemuan berikutnya lebih baik.
WASSAMUALAIKUM WR.WB

JURNAL BELAJAR PERTEMUAN KE-6

Jurnal ke-6
Hari kamis, tanggal 15 Aprir 2010
ASSALAMUALAIKUM WR.WB
Pada pertemuan kedelapan dihahi kamis, tanggal 15 April 2010 merupakan saat diman kami menguji semua materi yang telah disampaikan oleh Bapak Saleh Hidayat, apakah dalam penyampaian materi tersebut terserap dengan baik oleh kami ataupun tidak, dan semua itu dibuktikan pada hari ini.
Tepat pada pukul 10.00 WIB rekan-rekan dari kelas E keluar dari kelas, dan itulah saat yang kami tunggu yaitu saatnya kami bertempur dan mengujikan ilmu-ilmu yang telah kami dapatkan dari Bapak Saleh Hidayat, tetapi ketika kami masuk kedalam kelas kami melihat bapak keluar ruangan dengan segera, sepertinya Beliau memiliki suatu urusan penting dan tidak dapat ditinggalkan, dan ternyata Bapak telah meninggalkan pesan untuk kami kepada kelas E, isi pesannya yaitu agar kami dapat menunggu Beliau, karena beliau akan menghadiri sebuah rapat yang sangat penting dan tidak dapat ditinggalkan.
Penantian yang kami lakukan pun tidak berlangsung lama, karena sekitar pukul 11.00 WIB, Bapak Saleh Hidayat telah tiba, dan Beliau tidak banyak berbicara, Beliau hanya meminta maaf atas keterlambatannya, kemudian beliau menyuruh kami agar kami segera mempersiapkan ujian tengah semester (mid semester) yang memiliki syarat pokok yaitu kartu kuliah dan refleksi diri minggu kemarin.
Soal yang di ujikan merupakan inti sari dari semua materi yang telah disampaikan oleh Bapak pada setiap perkuliahan Botani Tumbuhan Rendah, yang meliputi Bakteri, Ganggan Hijau-Biru , Ganggang Hijau-Merah, Ganggan Kersik dan Ganggang Pirang, adapun soal yang diujikan yaitu :
1. Apakah yang anda ketahui tentang ruang lingkup Botani Tumbuhan Rendah menurut pemahaman anda ?
2. Mengapa bakteri tergolong tergolong kedalam tumbuhan ?
3. Tolong anda jelaskan tentang perbedaan tentang : a.kemoautotrof b.fothoautotrof
4. Apakah yanga anda ketahui tentang ruang lingkup Alga Hijau-Biru ?
5. jelaskan perbedaan Alga Hijau dan Alga Merah ?
Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan kelima soal ujian tersebut adalah berkisar antara lima menit sampai sepuluh menit, karena setiap soal setelah dibacakan harus segera dijawab dengan waktu yang telah ditentukan.
Setelah pengerjaan soal tersebut saya baru mengerti maksud bapak memberikan ketentun soal yang langsun dijawab, dengan cara itu tidak akan adanya waktu untuk mencontek ataupun menoleh pada teman kiri-kanan maupun depan-belakang.
Kemudian dari itu Bapak juga menyampaikan agar kami mempersiapkan bahan praktikum pada sabtu tanggal 17 April 2010 tentang pengenalan dan identifikasi anak divisi algae (tumbuhan ganggang), adapun bahan-bahan yang harus kami persiapkan adalah beberapa sampel dari permukaan air (sungai, kolam, selokan), formalin, alkohol, mikroskop, kaca pembesar, sikat halus, botol sampel, kertas label, kertas tisu, pipet tetes, kaca objek, kaca penutup.
Demikianlah refleksi diri saya pada pertemuan kedelapan hari kamis, tanggal 15 April 2010, saya sadar bahwa pada refleksi diri saya ini masih banyak terdapat kesalahan yang harus dibenahi, dan saya berharap agar Bapak Saleh Hidayat tidak segan-segannya memberikan teguran dan nasihat agar pada refleksi diri saya pada pertemuan berikutnya dapat lebih baik lagi, amien.
WASSALAMUALIAKUM WR.WB

JURNAL BELAJAR PERTEMUAN KE-5

JURNAL KE-5
Hari kamis, tanggal 07 April 2010

ASSALAMUALIKUM WR.WB
Pada pertemuan ke jutuh, tanggal 07 April 15 2010 di buka dengan mengucapkan kata basmalah, pertemuan kali itu di buka dengan pengkoreeksian refleksi diri kami pada pertemuan minggu kemarin, pada refleksi diri kami tersebut banyak sekali terdapat kesalahan, terutama cara penulisan dan peletakan tanda-tanda baca.
Adapun kesalahan saya pada refleksi diri pada pertemuan ke-4 dan ke-5, terutama cara penulisan dan peletakan tanda baca, tetapi semua kesalahan itu tidak membuat saya patah semangat , malah membakar semangat belajar saya, dan saya berjanji pada diri saya sendiri agar dapat meninggalkan kesalahan dan kecerobohan yang saya perbuat pada refleksi diri sebelumnya dan berusaha lebih baik pada refleksi diri pertemuan kali ini, saya mohon kepada pak Saleh Hidayat agar tiada hentinnya memberikan nasehat dan bimbingan yang menbangun pada kami.
Di pertemuan ke-7 merupakan, kesempatan dari kelompok ke 4 untuk mendiskusikan sebuah materi yang berjudul “ALGA DIATOMAE(ALGA KERSIK) dan ALGA PHAEOPHYCEAE(ALGA COKLAT)”. Adapun anggota dari kelompok ke empat , yaitu :
1. Apriliani
2. Tri Darmiyanti
3. Irma Laswita
4. Erik Jumiati

Kemudian penyampaian materi :
1.Apriliani
• DIATOMEAE (GANGGAN KERSIK)
Diatomeae atau bacillariophyta adalah jasad renik bersel satu. Tubuhnya terdiri dari kotak(hipoteka) dan tutup(epitika), dan diantara kotak dan tutup terdapat celah yang disebut refe.
Bila diatomeae mati, fosilnya dapat dijadikan petunjuk adanya minyak bumi di suatu wilayah.
Perkembangbiakan
Pada diatomeae perkembang biakannya terjadi secara :
• Membelah,diatomeae menjadi dua bagian yaitu kotak dan tutup.
• pembentukan aukspora. Setelah pembentukan kotak dan tutup, hal itu berulang sampai diatomeae mencapai ukuran minimum dan intinya mengalami miosis dan menghaasilkan 4 inti haploid. Dua diantaranya menghilang, dan duanya keluar dan disebut aukspora. Setelaah terjadi pembuahan terbentuklah zigot. Dan kemudian zigot berkembang manjadi diatomeaea dewasa.
• Seksual melalui oogami, sel-sel dengan refroduksi membuat gamet yang haploid(sel telur dan spermatozoid)
Pigmen
Sel diatomeae mempunyai inti dan kromatofora berwarna koning-coklat yang mengandung klorofil a dan b.
Habitat
Diatomeae hidup dalam air tawar maupun air laut.
2.Tri Darmiyanti
Klasifiksi
a.bangsa centrales
habitat : hidup di air laut
perkembangbiakaan : secara membelah diri, pembentukan aukspora, dan secara oogami.
ciri-ciri : mudah melayang dalam air, terdapat alat berupa duri dan sayap untuk bergerak melayang dalam air.
contoh : planktoniella sp dan biddulphia sp
b.bangsa pennales
habitat : biasanya melekaat pada tumbuh-tumbuhan air
bentuk tubuh : jorong memanjang, batang, seperti perahu atau seperti pahat
ciri-ciri : bergerak merayap maju mundur, tonjolan-tonjolan pada panser tersusun menyirip dan ditengahnya terdapat celah membujur(rafe)
• PHAEOPHYCEAE(GNGGAANG COKLAT/PIRANG)
Ganggang coklat memiliki zat pigmen yang dominan yaitu xantofil dan juga terdapat klorofil dan kareton. Umumnya berbentuk benang atau lembaran, bahkan menyerupai tumbuhan tingkat tinggi karena memiliki akar,batang dan daaun. Ukurannya makroskopis kira-kira lebih dari 30 meter.
Habitat
Kebanyakan hidup di air laut, hanya beberapa jenis yang hidup di air tawar. Di laut dingin biasanya mencapai ukuran yang amat besar, sering disebut sebagai epifit pada talus lain ganggang
3.Erik Jumiati
Cara hidup
Bersifat autotrof fotosintesis, yang terjadi pada setiap helain daun, gula yang dihasilkan ditransportasi ketangkai yaqng menyerupai batang.
Perkembangbiakan
Secara vegetatif (aseksual) dengan frakmentasi dan pembentukan spora (aplanospora dan zoospora)
Secara generatif (seksual) dengan cara isogami, anisogami, dan oogami.
Peranan
Beberapa jenisnya dapat menghasilkaan yodium. Daapat menjaadi obat malaria dan dapaat menghaasilkan asam alginat, soda, dan manit.
Klasifikasi
a.bangsa phaeosporales
ciri-ciri : kebanyakan mirip dengan cladopora, tetapi ada pula yang mempunyai talus yang lebih tinggi tingkatannya.
Perkembangbiakannya : secara aseksual dengan zoospora, dan secara dengan isogami gametagium bersel banyak.
yang termasuk suku ini : suku ectocarpaceae contohnya siliculosus dan pleurocladia, suku cut lemnaceae contohnya cutleria multipida.
b.bangsa laminarialis
ciri-cirinya : tingkat perkembangannya paling sederhana karena mempunyai habitus yang memperlihatkan adanya hubungan kekerabatan dengan phaeosporales
perkembangbiakan : secara pergiliran keturunan yang beraturan
yang termasuk suku ini : suku laminariaceae contohnya macrocytis pyrifera dan lessonia sp.

4.Irma Laswita
c.bangsa dictyoles
ciri-ciri : sporanya tidak mempunyai bulu cambuk sporangium beruang satu dan mengeluarkan empat testaspora.
Perkembangbiakannya : seksual secara oogami
Contohnya : dictyota dihotama, dictyopteris polypoides dan padina pavonia.
d.bangsa fucales
ciri-ciri : merupakan penyusun utama vegetasi lautan di daerah dingin
perkembangbiakan : secara generative dengan oogami
contohnya : fucus seratus, sargassum vulgaria, vesiculosus, tirbinaria deccurens

Setelah pemaparan materi yang telah disampaikan oleh kelompok keempat secara bergilir kemudian di simpulkan oleh saudara tri darmiyanti.
Kemudian dibuka sesen pertanyaan kepada anggota audien yang belum mengerti ataupun memiliki pertanyaan yang menganjal dihati, maka kelompok keempat memberikan sebuah kesempatan tanya jawab.
Adapun anggota-anggota audients yang bertanya :
1 Indah Hamidah bertanya tentang : mengapa diatomeae mati dapat menjadi petuntuk adanya minyak bumi pada suatu wilayah?

Jabannya : cangkangnya banyak mengandung SIO2(solica), banyak terdapat di air tawar dan laut, kemudian ganggang itu mati dan berubah menjadi lumpur dan lumpur itu menjadi petunjuk adanya minyak bumi.

2 Liza Wahyuni bertanya tentang : pada bangsa phocales, laminariales, merupakan penyusun utama pada daerah dingin, tolong jelaskan maksud dari kata-kata diatas?

Jawabannya : karena di daerah dingin perkembangbiakannya bagus atau cepat. Di daerah lain juga bisa hidup tapi tidak sebagus di daerah cuaca yang dingin.

3 Al musnah bertanya tentang : zoospora memiliki dua flagel yang tidak sama panjang dan terletak di bagian lateral, tolong jelaskan?

Jawabannya : karena tidak sama yang panjang menghadap kedepan dan yang pendek kebelakang sebagaai pengemudi.

4 Ridiskiani bertanya tentang : pada laminariales terjadi sebuah proses yang disebut pergiliran keturunan yang beraturan, tolong jelaskan?

Jawabannya :pada pergiliran keturunan itu terdapat dua cara perkembangbiakan, yaitu dengan cara gametofit dan diteruskan menjadi sporofit.

5 Eli Desrina bertanya tentang : bagaimana cara centrales melayang dan berasal dari mana lendir tersebut?

Jawabannya : menggunakan alat dengan duri yang berperan sebagai sayap, lendir tersebut berasal dari pembubukan asam.

Ada beberapa hal yang saya komentari dari cara penyampaian diskusi yang dibawakan oleh kelompok empat, yaitu cara penyampaian diskusi yang monoton, sehingga menimbulkan efek membaca dan gambar-gambar yang ditampilkan pada kelompok ini cukup baik, tetapi mereka tidak menjelaskan secara terperinci pada gambar tersebut.
Demikianlah refleksi diri saya, saya ucapkan terimakasih kepada bapak Saleh Hidayat yang telah membimbing kami.

WASSALAMUALAIKUM WR.WB.

JURNAL BELAJAR PERTEMUAN KE-4

PERTEMUAN KE-4
TANGGAL : 01 APRIL 2010

ASSALAMUALAIKUM WR,WB
Pada pertemuan kali ini , hal yang pertama bapak lakukann yaitu memperlihatkan salah satu contoh Refleksi Diri dari kakak tingkat yang telah di ubah menjadi document PDF. bapak menyebutkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya , cara pengumpulan Refleksi Diri dengan cara di kumpul perkali pertemuan dan di kumpul di e-mail bapak. tetapi berhubung cara tersebut kurang efektif maka cara pada tahun ini di ubah .
Kemudian itu bapak mengajari kami bagaiman cara merubah document word menjadi document PDF. adapun applikasi yang digunakan adalah PDFcreator dan applikasi yang digunakan untuk membuka file PDF adlah ADOBEreader.
Sebelum masuk kedalam materi pada pertemuan itu , bapak memberikan sebuah renungan pada kami dengan sebuah power point yang berjudul “10 Sikap Agar Bahagia “ ,dapaun isi dari renungan tersebut adalah :
1. Jangan khawatir.
2. Jangan membiarkan ketakutan-ketakutan tak beralasan masuk dalam hidupmu.
3. Jangan menyimpan dendam.
4. Selesaikan setiap masalah satu-persatu.
5. Semua masalah tak perlu di bawa tidur.
6. Jangan menyampuri masalah atau urusan orang lain.
7. Jadilah pendengar yang baik.
8. Jangan biarkan rasa frustasi merusak dan mengatur hidupmu.
9. Hitunglah rahmat-NYA.

Semua kiat-kiat tersebut sangatlah wajib bagi kami untuk menggapai cita-cita kami dengan sukses. ada beberapa hal yang sangat menarik dari penyampaian renungan itu , ialah cara penyampaian yang dibawakan bapak dengan kata-kata yang ringan tetapi penuh makna, tegas dan penuh semangat kemudian contoh yang diambil pun semua adalah kagiatan yang menurut kami familiar sehingga mudah difahami.
Selanjutnya pembagian Refleksi Diri pada pertemuan kemarin sekaligus bapak menyampaikan koreksian tentang Refleksi Diri kami .walaupun dapa saat itu saya belum mengumpulkan Refleksi Diri pada pertemuan balakang, dikarnakan ada kesalahan, tetapi saya berharap Refleksi Diri saya pada peretemuan sebelumny6a baik.
Diskusi kelompok Tiga yang berjudul “ALGA HIJAU dan MERAH” yang beranggotakan :
• Novita Sri
• Junita Ermiyanti
• Desmaliyah
• Sudarti
 Penyampaian Materi :

1.NOVITASARI
A.CHLOROPHYCEAE(Ganggang Hijau)
Secara biologi, alga merupakan kelompok tumbuhan yang berklorofil yang terdiri dari satu atau banyak sel dan barbentuk koloni. di dalam alga terkandung bahan-bahan organic se4perti polisakarida, hormon, vitamin, mineral dan juga senyawa bioaktif.
Alga berperan sebagai produsen dalam ekosistem. sebagian besar alga hijau, pigmen klorofil yang di milikinya efektif melakukan fotosibtesis sehingga alga hijau merupakan produsen utama dalam ekosistem perairan.

2.JUNITA
1. Habitat
Alga hijau sering di temukan di air kolam, diantaranya :
a.chlorophyta bersel tunggal tidak bergerak
1)chlorella
Perannya bagi kehidupan manusia, digunakan dalam penyelidikqan metabolisme di laboratorium.
2)chlorococcum
Tubuh bersel satu , habitat di air tawar, berbentuk bulat telur, setiap sel mimiliki satu kloroplas bentuk mangkuk.
b.chlophyta bersel tunggal dapat bergerak.
contoh : chlamidomonas
c.chlorophyta berbentuk koloni tidak bergerak.
contoh : hydrodictyon
d.chlorophita berbentuk koloni begerak.
contoh : volvox
e.chlorophyta berbentuk benang.
contoh : spyrogyra ,oedogonium
f.chlorophyta berbentuk lembaran.
contoh : ulva ,chara .
2. Pigmen
Menurut Levavascur (1989) bahwa pigmen-pigmenfotosintesis dan pada alga hijau berklorofil a dan b mengandung plastida disebut pirenoid .
3. Susunan tubuh
Dari banyaknya variasi tersebut alga hijau dikelompokan sebagai berikut :
• Sel tunggal (uniseluler) dan motil , contoh : chlamidomonas
• Sel tunggal dan non motil , contoh : chlorella
• Koloni senibium yaitu koloni yang mempunyai jumlah sel tertentu sehingga mempunyai bentuk relatif tetap , contoh : volvox,pandorina .
• Koloni tidak bertauran , contoh : testraspora .
• Berbentuk filamen bercabang yang tidak bercabang , contoh : ulothrix,oedogonium
4. Alat gerak / flagel
a.pergerakan dengan flagella
b.pergerakan dengan sekresi lendir
5. Perkembang biakan
a.secara vegetatif
b.secara sexsual
c.secara asexsual
3.DESMALIYAH
6. Klasifikasi
Kelas Chorophyceae
a. Bangsa Vovocales
Dari suku Chalmydomonadaceae, marga Chalmydomonas, merupakan sel vegetatif berflagel dua dapat bergerak,dan uniselular. Pembikan seksual terjadi dengan peleburan sel vegetatif dan aseksual dengan pembelahan sel.
b. Bangsa Volvocales
Dari Suku Volvocaceae dan Marga Volvox, merupakan sel vegetaif berflagel dua, hidup berkoloni (senobium) setiap sel dalam senobium dihubungkan dengan benang-benang sitoplasma. Dalam koloni besar terdapat sel vegetatif yang besar, sel-sel ini adalah Gonidia yang merupakan sel pemula dari koloni anak. Pembiakan seksual dengan cara oogami konjugasi sel gamet Volvox .
c. Bangsa Zygnematales
Dari suku Zygnemataceae serta marga Zygnema dan Spirogyra, Kedua marga ini tidak membentuk spora aseksual. Pada Spyrogyra memiliki piranoid yang banyak dan kloroplas bentuk spiral. Sedangkan pada Zygnema memiliki dua kloroplas bentuk bintang. Perkembangan seksual melalui konyugasi, dimana tiap sel dalam filamen menghasilkan satu gamet tidak memiliki flagel.
d. Bangsa Clorococcales
Dari suku Hydrodictyaceaem serta marga Pediastrum dan Hydrodiction. Pediastrum memiliki senobium yang pada tepi selnya berbeda bentuk dengan sel bagian tengahnya. Senebium terbentuk dari Zoospora-zoosporan pada akhir masa kembara yang bergabung. Perkembangan seksual dilakukan dengan cara isogami yaitu dua gamet yang berflagel melebur menghasilkan zigot, pada waktu berkecambah zigot memiliki dua flagel. Hidrodictyon memiliki sel-sel koloni tersusun seperti jala.
e. Bangsa Chlorococcales
Dari suku Scenedesmaceae serta marga Scenedesmus, hidup di air tak mengalir memiliki scenodium terdiri dari empat-delapan sel ada juga yang enambelas sampai tiga puluh dua
Contoh Chiorophyta yang hidup di air laut .

Kelas Charophyceae
Charophyceae hidup di air tawar terutama dibawah permukaan air, dan juga ada yang di air payau. Pada banyak jenis talus mengandung kalsium. Terdapat talus yang memiliki nodus dan internodus. Talus memiliki rizoid yang multiseluler.
Pembiakan vegetatif : nodus ditumbuhi sel bentuk bintang dan mengandung banyak karbohidran ini akan menjadi talus baru.Tunas-tunas dibentuk pada rizoid, protonema tumbuh dari nodus.
Pembiakan generatif:
Perkawinan oogami terdapat pada semua marga, alat kelamin jantan disebut Globul dan alat kelamin betina disebut nukul. Alat kelamin terletak pada nodus yang bagian luarnya bersifat steril dan bagian dalam bersifat fertil. Kebanyakan bersifat homotalus dan beberapa yang heterotalus. Macam marga dapat dikenali dari letak globul dan nukul.

4.SUDARTI
B.RODHOPHYCEAE (ALGA MERAH)
Alga merah atau Rhodophyta adalah salah satu filum dari alga berdasarkan zat warna atau pigmentasinya. Warna merah pada alga ini disebabkan oleh pigmen fikoeritrin dalam jumlah banyak dibandingkan pigmen klorofil, karoten, dan xantofil.
Alga ini pada umumnya banyak sel (multiseluler) dan makroskopis. Panjangnya antara 10 cm sampai 1 meter dan berbentuk berkas atau lembaran.
Beberapa alga merah memiliki nilai ekonomi sebagai bahan makanan (sebagai pelengkap minuman penyegar ataupun sebagai bahan baku agar-agar . Alga merah sebagai bahan makanan memiliki kandungan serat lunak yang baik bagi kesehatan usus.
1.Habitat
Sebagian besar alga merah hidup di laut, banyak terdapat di laut tropika. Sebagian kecil hidup di air tawar yang dingin dengan aliran deras dan banyak oksigen. Selain itu ada pula yang hidup di air payau. Alga merah yang banyak ditemukan di laut dalam adalah Gelidium dan Gracilaria, sedang Euchema spinosum menyukai laut dangkal.

2.Perkembang Biakan
Alga merah berkembangbiak secara vegetatif dan generatif
• Perkembangbiakan vegetatif ganggang merah berlangsung dengan pembentukan spora haploid yang dihasilkan oleh sporangium atau talus ganggang yang diploid. Spora ini selanjutnya tumbuh menjadi ganggang jantan atau betina yang sel-selnya haploid.
• Perkembangbiakan generatif ganggang merah dengan oogami, pembuahan sel kelamin betina (ovum) oleh sel kelamin jantan (spermatium). Alat perkembangbiakan jantan disebut spermatogonium yang menghasilkan spermatium yang tak berflagel. Sedangkan alat kelamin betina disebut karpogonium, yang menghasilkan ovum. Hasil pembuahan sel ovum oleh spermatium adalah zigot yang diploid. Selanjutnya, zigot itu akan tumbuh menjadi ganggang baru yang menghasilkan aplanospora dengan pembelahan meiosis. Spora haploid akan tumbuh menjadi ganggang penghasil gamet. Jadi pada ganggang merah terjadi pergiliran keturunan antara sporofit dan gametofit.
3.Manfaat
Alga merah dapat menyediakan makanan dalam jumlah banyak bagi ikan dan hewan lain yang hidup di laut. Jenis ini juga menjadi bahan makanan bagi manusia misalnya Chondrus crispus (lumut Irlandia) dan beberapa genus Porphyra. Chondrus crispus dan Gigortina mamilosa menghasilkan karagen yang dimanfaatkan untuk penyamak kulit, bahan pembuat krem, dan obat pencuci rambut. Alga merah lain seperti Gracilaria lichenoides, Euchema spinosum, Gelidium dan Agardhiella dibudidayakan karena menghasilkan bahan serupa gelatin yang dikenal sebagai agar-agar. Gel ini digunakan oleh para peneliti sebagai medium biakan bakteri dan fase padat pada elektroforesis gel, untuk pengental dalam banyak makanan, perekat tekstil, sebagai obat pencahar (laksatif), atau sebagai makanan penutup.
Demikianlah refleksi diri saya pada pertemuan ini , yang saya daptkan pada pertemuan tersebut semoga bermanfaat . saya mengucapkan terimakasih kepada pak Saleh Hidayat atas binbingan yang telah diberikannya , dan saya mohon pada bapak agar tidak bosan-bosannya membimbing kami .

Walaikumsalam Wr.Wb

JURNAL BELAJAR PERTEMUAN KE-3

Pertemuan ke : 3
Tanggal : 26 maret 2010

ASSALAMUALAIKUM WR.WB
Pada permulaan pertemuan yang kelima itu , pertama-tama pak Saleh Hidayat membagikan refleksi diri pertemuan ke tiga , sambil memberikan koreksian , dan memberikan pesan agar memperbaiki kesalahan kami pada pertemuan berikutnya .
Pada pertemuan itu pula beliau memperlihatkan pada kami sebuah power point yang berjudul IBU , di dalam power point tersebut banyak sekali berisi nasehat-nasehat yang sangat berguna bagi kami .
Diantara nasehat tersebut yaitu “agar kami mengingat betapa susah payahnya seorang ibu memberikan bimbingan , pembinaan dan nasehat , semata-mata agar kami menjadi orang yang sukses . bapak pun berpesan pada kami agar kami benar-benar kuliah , tidak main-main dan giat belajar agar cepat selesai dan membantu meringankan orang tua .
Setelah bapak menyampaikan power point tersebut , kelompokn kedua maju untuk menyampaikan sebuah diskusi yang berjudul “Alga Hijau-Biru “.
Adapun anggota dari kelompok tersebut adalah :
1. Neka Novianti
2. Anisa
3. Rani Sapitri
4. Nana Fadila
Pemaparan materi pada kelompok ini di bagi , di antara lain :
• Neka Novianti menyampaikan materi ciri-ciri umum dari alga hijau-biru .
• Rani Safitri menyampaikan materi ordo chroococoles , ordo chamaesipho nales , ordo hormogonales .
• Nana Fadila menyampaikan materi familia oscilloteriaceae , familia nostocaceaea , familia scytonemataceaea , familia stigonamataceaea , familia rivullariaceaea .
• Anisa menyampaikan materi Habitat Umum , Reproduksi dan Reranan Dari Alga Hijau-Biru .
Setelah kelompok tersebut menyamoaikan materi , kemudian ada babarapa audiens yang mengajukan pertanyaan , diantaranya :
• Vita : jelaskan reproduksi pada alga dengan menggunakan spora ?
• Junita : jenis ganggang yang menyebabkan korosi ?
• Zubaidah : bagaimana proses refroduksi dengan fragmentasi dan berikan contohnya ?
• Lela : makanan yang bagaimana yang termasuk sumber makanan alternatif ?
• Ricad : jelaskan bagaiman proses penambatan/piksasi pada alga hijau biru ?
Kesan yang saya tangkap dari pertemuan kali ini , adalah pada power point yang di tamoilkan tadi membuat kami sadar betapa susah payahnya ibu kami yang telah membimbing kami , seisi kelas hikmah mengikuti jalannya power pint , terbukti rata-rata mahasiswa sedih bahkan ada yang menagis mendengarka power point itu .
Itu saja yang dapat saya tuliskan pada refleksi diri kali ini , saya berharap dari pertemuan ini saya dapat lebih maju lagi dan giat mencapai cita-cita saya , amien .
WASSALAMUAIKUM .WR.WB

JURNAL BELAJAR PERTEMUAN KE-2

PERTEMUAN KE-2
TANGGAL : 18 MARET 2010

ASSALAMUALAIKUM WR,WB
Pada pertemuan tersebut di buka dengan diskusi tentang bakteri .adapun anggota-anggota dari kelompok tersebut yaitu :
1. Ridiskiani
2. Syamsi Risma
3. Vivit julita
4. Yuli Septiana
Mereka membawakan materi yang berjudul bakteri dalam pembuatan yogurt.
Tetapi ada kesalahan yang mereka buat yaitu , matweri yang sebenarnya adalah tentang bakteri , tetapi mereka hanya terpaku tentang materi yoghurt .
Setelah mereka maju bapak mengambil alih penyampauan materi , tentang hal-hal yang akan di siapkan untuk bahan pratikum pada tanggal 27 maret 2010,adapun hal-hal yang harus disiapkan adalah :
1. Masker
2. Air rendaman jerami sebanyak 150 Ml.
3. Air rebusan kepala ikan atau udang sebanyak 150 Ml.
4. Air kolam atau got/parit yang berwarna hijau.
5. Air genangan pada pelepah pakis haji.

Bapak juga menjelaskan bagaimana cara mempersiapkan bahan yang akan digunakan dalam praktikum tersebut.Khususnya untuk kepala ikan atau udang yang telah direbus, biarkan dingin kemudian tuangkan pada suatu wadah tambahkan air dan tutup dengan tisu kemudian diikat dengan karet dan diberi lubang-lubang kecil diamkan selama. Selama empat hari. Hal ini dimaksudkan agar bakteri cepat berkembang biak.
Setelah bapak menyampaikan materi tersebut, saya diperintahkan bapak untuk mengkopy bahan praktek .
Kesan-kesan yang saya dapat dari cara penyampaian materi yang di sampaikan bapak adalah cara bapak menyampaikan itu tegas tetapi masih ada humorisnya . dan semua materi yang bapak sampaikan , alhamdulillah saya telaah dengan baik dan saya berharap dapat lebih maju lagi.
Hanya satu permintaan saya pada bapak , yaitu saya ingi meminta saran pada bapak , bagaiman sih kiat-kiat sukses dalam belajar.
Hanya itu saja kesan yang saya tangkap dari bapak pada pertemuan ketiga ini,mungkin ada kesalahan-kesalahan dalam pengetikan maupun cara saya menuliskan refleksi diri saya mohon maaf.


Wassalamualaikum wr.wb.

JURNAL BELAJAR PERTEMUAN KE-1

Pertemuan : 1
Tanggal : 11 Maret 2010

ASSALAMMUALAIKUM WR.WB
Pada pertemuan ke-ketiga tersebut waktu yang di miliki bapak saleh hidayat tidak banyak karena beliau ingin menghadiri pertemuan di kopertis daerah palembang.
Tetepi sebelum bapak pergi beliau sempat memberikan sebuah peraturan-peraturan yang harus kami patuhi oleh semua mahasiswa tampa terkecuali .
Ada pun peraturan-peraturan tersebut yaitu :
1. no sandal(tidak boleh pakai sandal .
2. no T-sert(tidak boleh memakai kaos oblong .
3. no ballon T-sert(tidak boleh memakai baju balon .
4. don’t be late(tidak bolh terlambat) .

kemudian dari itu pula bapak menyampaikan bahwa batas toleransi bagi mahasiswa yang terlambat adalah 15 menit setelah mata kuliah di buka oleh bapak Saleh Hidayat .
tetapi bagi yang terlambat bapak masih memberikan toleransi , yaitu mahasiswa yang terlambat dapat mengikuti mata perkuliahan pada kelas berikutnya .
imformasi yang dapat saya terima dari perkulihan yang bapak sampaikan adalah :
• be smart
• be honest
• be polite
Demikianlah yang dapat saya tuliskan di refleksi diri pertemuan ke dua ini, saya mohon maaf jika ada kata-at saya yang tidak berkenan di hati bapak , tapi satu yang saya kagumi dari bapak adalah caraa penyampaian bapak yang tegas tertapi tidak menakutkn , sungguh cara penyampaian materi yang di bawakan bapak , dan kami dapat menjadikan itu semua sebagai batu pijakan , ataupun sebagai pedoman jika kami sudah menjaadi seorang pengajar , amin .
WASALAMUALAIKUM WR.WB